Lauk Keang Awian Kabuat

Buku cerita anak dwibahasa berjudul Lauk Keang Awian Kabuat karya Dahliakinanti ini adalah satu dari sejumlah buku cerita anak dwibahasa yang disiapkan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan untuk menunjang pemenuhan buku bacaan bahasa daerah dan Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Buku cerita anak dwibahasa ini disiapkan untuk menunjang pemenuhan buku bacaan bahasa daerah dan Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Buku cerita ini berbasis sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika serta kearifan lokal. Buku cerita dwibahasa ini diterjemahkan dan disunting oleh berbagai pihak. Buku ini hadir untuk menambah ilmu dan memperluas wawasan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
SINOPSIS
Rina dan Yanti, dua siswi berusia 13 tahun, pergi memancing di sumur keluarga untuk mendapatkan ikan untuk tugas Prakarya tentang pembuatan ikan kering. Mereka ditemani oleh Paman Rina, Ismail, yang membawa mereka ke lokasi memancing dengan perahu kecil. Setelah beberapa jam memancing, mereka berhasil mendapatkan beberapa ikan gabus, betok, dan sepat. Setelah itu, mereka kembali ke rumah Rina dan mulai membuat ikan kering dengan bantuan ibunya. Ibu Rina menjelaskan proses pembuatan ikan kering dan ikan asin basah, serta mengajarkan mereka bagaimana membersihkan dan menggarami ikan. Rina dan Yanti melakukan semua langkah-langkah yang diajarkan oleh Ibu Rina dengan tekun dan sabar. Setelah beberapa jam, mereka menjemur ikan sepat di bawah sinar matahari dengan menggunakan tikar purun buatan Ibu Rina. Yanti kemudian pamit pulang dan berjanji akan datang lagi untuk membantu mengangkat ikan sepat yang dijemur. Rina sangat terkesan dengan proses pembuatan ikan kering dan berterima kasih kepada ibunya yang telah mengajarkannya. Cerita ini juga menunjukkan kearifan lokal Kuripan dan bagaimana masyarakatnya memanfaatkan sumber daya alam.
Buku cerita berjudul Lauk Keang Awian Kabuat karya Dahliakinanti ini dapat dibaca diĀ sini.



