Manjatu Durian

Buku cerita anak dwibahasa berjudul Manjatu Durian karya Hendrie Aprillitanto ini adalah satu dari sejumlah buku cerita anak dwibahasa yang disiapkan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan untuk menunjang pemenuhan buku bacaan bahasa daerah dan Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Penerjemahan menghadirkan buku-buku menarik untuk para sahabat bahasa dan sastra di Provinsi Kalimantan Selatan. Buku-buku ini bertujuan menginternasionalkan bahasa dan budaya Indonesia serta mendukung bahan bacaan anak. Cerita dalam buku ini mengajak pembacanya untuk berpikir kreatif, berani mencoba hal-hal baru, berinteraksi dengan alam, dan belajar budaya tradisional.
SINOPSIS
Jalal mengajak teman-temannya ke kebun durian Kakeknya. Sebelum sempat mencari durian yang jatuh, tiba-tiba turun hujan. Mereka terpaksa berlindung di sebuah pondok. Untunglah usai hujan reda, banyak durian berserakan di tanah. Mereka tinggal memungutinya. Tak disangka seorang temannya, Alif, sakit perut. Rupanya dia kebanyakan makan buah durian. Bagaimana akhir petualangan keempat anak tersebut? Apakah durian hasil dari memungut itu mereka bagi dengan adil? Temukanlah keseruannya dengan membaca tuntas cerita ini.
Buku cerita berjudul Manjatu Durian karya Hendrie Aprillitanto ini dapat dibaca di sini.




