Nutu Pare

Buku cerita anak dwibahasa berjudul Nutu Pare karya Maria Ance Destiana ini adalah satu dari sejumlah buku cerita anak dwibahasa yang disiapkan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan untuk menunjang pemenuhan buku bacaan bahasa daerah dan Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Buku cerita anak dwibahasa ini disiapkan untuk menunjang pemenuhan buku bacaan bahasa daerah dan Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan. Buku cerita ini berbasis sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika serta kearifan lokal. Buku cerita dwibahasa ini diterjemahkan dan disunting oleh berbagai pihak. Buku ini hadir untuk menambah ilmu dan memperluas wawasan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
SINOPSIS
Kaito anak laki-laki berusia 13 tahun yang memiliki sifat ceria, rajin, memiliki rasa ingin tau yang besar dan semangat bekerja yang tinggi. Ia juga sangat mencintai alam sifat ini ia turunkan dari sang kakek yang juga pecinta alam. Pengalaman berladang dengan kakek membuat Kaito belajar banyak hal mulai dari menghargai proses yang terjadi dalam hidup, kadang ada suka kadang juga duka. Di sini Kaito juga diajarkan oleh kakek untuk mecoba memecahkan masalah dan tidak meremehkan kemampuannya sendiri. Kaito juga belajar bagaimana berterima kasih pada segala sesuatu yang telah disediakan oleh Tuhan dan jangan lupa pada lelulur yang juga ikut menjaga alam di sekitar kita.
Buku cerita berjudul Nutu Pare karya Maria Ance Destiana ini dapat dibaca diĀ sini.



