Biji Jalai

Buku cerita anak dwibahasa berjudul Biji Jalai karya Herlidawati ini adalah satu dari sejumlah buku cerita anak dwibahasa yang disiapkan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan untuk menunjang pemenuhan buku bacaan bahasa daerah dan Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Penerjemahan menghadirkan buku-buku menarik untuk para sahabat bahasa dan sastra di Provinsi Kalimantan Selatan. Buku-buku ini bertujuan menginternasionalkan bahasa dan budaya Indonesia serta mendukung bahan bacaan anak. Cerita dalam buku ini mengajak pembacanya untuk berpikir kreatif, berani mencoba hal-hal baru, berinteraksi dengan alam, dan belajar budaya tradisional.
SINOPSIS
Cerita berawal dari sekolah yang memberikan tugas membuat tasbih kepada Amat dan teman-teman. Sepanjang perjalanan pulang, Amat berpikir mencari bahan yang berbeda dari sekadar bahan manik-manik. Tiba di rumah, Amat belum menemukan bahan tersebut yang membuat Amat tidak ceria seperti biasanya. Sikap Amat yang berbeda terlihat oleh ibunya. Ibunya pun bertanya tentang masalah yang terjadi dan Amat pun menceritakannya. Mendengar cerita dari Amat, Ibunya pun memberikan ide kalau Amat bisa membuat tasbih menggunakan bahan yang berasal dari alam. Ibunya juga menyarankan bahan alam yang bisa digunakan Amat adalah biji jali. Bagaimanakah kira-kira cara Amat menyelesaikan tugasnya?
Buku cerita berjudul Biji Jalai karya Herlidawati ini dapat dibaca diĀ sini.




